sabtu, 25Oktober2008
i'm eating alone and watching the avatar try to save the world..even he's kissing with his hottie..yuck..
padahal harusnya belum masuk masa PMS, tapi udah ga keruan gini. tempramen naik turun ampe ke titik-titik ekstrim: adem banget ampe berasa ga punya perasaan atau malah gundah gulana ampe pengen maki-maki tapi ga kesampean.
gw benci sendirian,, really hate it.
gw ga suka makan sendirian sementara orang lain pada makan sambil canda-candaan ampe kunyahannya muncrat kesana kemari. gw benci jalan pulang sendirian, gw benci ngomong sendirian..ampe berasa jadi orang gila....
pengen nangis nih.
ternyata gw emang ga suka sendirian, bikin gw ngerasa jadi alien.hiks.
mungkin emang PMS,,well..
biasanya kesendirian ga bikin gw gelisah ampe sebegininya. malah biasanya i'm enjoying it, karena gw kadang merasa lebih simple kalo sendirian, ga perlu pusing mikirin orang lain. tapi sekarang sendirian bikin gw takut: gimana kalo gw jadi terlalu biasa sendirian ampe gw ga tau lagi apa yang harus gw lakukan kalo lagi sama-sama orang lain.
hati ini menjeritkan permohonan terdalam
penyesalan menjadi luka dalam yang tak kunjung sembuh
mengoyak jiwa sampai melemahkan raga
aku sakit, diri ini sakit parah
otakku meradang, jantung ini, jantung ini sakit sekali
setiap menjeritkan kesepian
setiap menjeritkan kekosongan
dan setiap debarannya memantulkan kegelapan yang menjadi tak tertahankan
hhh,,udah lama banget gw ga jatuh cinta.
jadi inget dulu kalo lagi kumat,,hehe,,jatuh cinta ampe bener-bener jatuh ke level yang paling rendah. kegirangan sendiri kalo diajak ngomong, senyum-senyum sendirinya aja bisa tahan ampe dua mingguan kalo disapa pake senyuman..hhh..
atau bagian patah hatinya..nangis-nangis sesegukan kayak orang bego, maki-maki, ngutuk-ngutuk..hhh..
padahal mereka ga pernah tau..hehe,,gw doang yang sibuk sendiri.
tapi sekarang udah ga lagi..malah lebih parah: ga ada seorang pun yang jadi sasaran..hehe..
yang kenal gw pasti langsung bikin list: si bapak itu? terus si bapak yang satu lagi? nah si popcorn dikemanain??
itu kan cuma buat lucu-lucuan, buat pancingan, siapa tau aja gw jadi suka beneran sama seseorang terus mulai lagi deh sibuk sendirinya..hehe..
gw jadi mikir, kalau nanti, suatu saat nanti akhirnya gw ketemu dengan seseorang yang gw rasa will be the one, bakal gw perjuangin ga ya? apa tetep bakal kayak yang udah-udah: nunggu entah apa yang ditunggu ampe akhirnya cuma sibuk sendiri itu.
Semua yang sedang dipikirkan...apa saja yang tiba-tiba masuk dalam pikiran...Semua hal akan saya tuliskan,, jadi jangan marahi saya...
Selasa, 25 November 2008
Minggu, 23 November 2008
datang tiba-tiba
Jumat,21 November 2008
dua hari kemarin mimpi tentang lingkaran tanpa henti itu. sebenarnya bagaimana cara keluar dari masa lalu dan kemudian melangkah ke depan dengan lebih baik? aku tidak pernah benar-benar menjadi lebih baik. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kupegang erat. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kugenggam. apa yang kupercaya, apa yang kuyakini, ternyata memang tidak membawaku kemana-mana kecuali ke dalam gelap yang semakin pekat. aku semakin kosong.
mungkin ini sudah saatnya mencari sesuatu yang baik dan benar untuk dikerjakan. mungkin ini sudah saatnya menjadi orang dewasa yang dapat bertanggung jawab atas dirinya sendiri. tidak lagi menjadi seorang manusia yang dangkal dan tidak berguna, yang hanya bisa menjadi munafik, yang hanya bisa terjebak dalam lingkaran kenangan yang semakin lama semakin memudar, dan nanti pasti akan meninggalkanku juga.
apa yang sebenarnya kucari? siapa yang sebenarnya kusalahkan?
aku benar-benar sudah tersesat, dan sudah mencapai kondisi malas untuk mencari jalan yang benar.
apa yang seharusnya aku lakukan?
manusia macam apa aku ini sebenarnya? bahkan perintah Tuhan pun kuabaikan.
aku ini manusia yang seperti apa sebenarnya? bahkan tidak ada lagi teriakan peringatan dari dalam hati, saking kelamnya hati ini berkubang dalam dosa dan kesalahan.
ini aku tuliskan dan pamerkan mungkin hanya untuk membuat diriku terlihat sebagai orang yang tenggelam dalam masalah, hanya untuk menarik perhatian sedikit orang yang sudi membaca. seperti manusia yang baru saja dimasukkan dalam kerumunan orang dang berusaha mati-matian untuk menjadi pusat gravitasi.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
manja dan sama sekali tidak tumbuh dewasa dan menjadi manusia berguna.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
dua hari kemarin mimpi tentang lingkaran tanpa henti itu. sebenarnya bagaimana cara keluar dari masa lalu dan kemudian melangkah ke depan dengan lebih baik? aku tidak pernah benar-benar menjadi lebih baik. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kupegang erat. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kugenggam. apa yang kupercaya, apa yang kuyakini, ternyata memang tidak membawaku kemana-mana kecuali ke dalam gelap yang semakin pekat. aku semakin kosong.
mungkin ini sudah saatnya mencari sesuatu yang baik dan benar untuk dikerjakan. mungkin ini sudah saatnya menjadi orang dewasa yang dapat bertanggung jawab atas dirinya sendiri. tidak lagi menjadi seorang manusia yang dangkal dan tidak berguna, yang hanya bisa menjadi munafik, yang hanya bisa terjebak dalam lingkaran kenangan yang semakin lama semakin memudar, dan nanti pasti akan meninggalkanku juga.
apa yang sebenarnya kucari? siapa yang sebenarnya kusalahkan?
aku benar-benar sudah tersesat, dan sudah mencapai kondisi malas untuk mencari jalan yang benar.
apa yang seharusnya aku lakukan?
manusia macam apa aku ini sebenarnya? bahkan perintah Tuhan pun kuabaikan.
aku ini manusia yang seperti apa sebenarnya? bahkan tidak ada lagi teriakan peringatan dari dalam hati, saking kelamnya hati ini berkubang dalam dosa dan kesalahan.
ini aku tuliskan dan pamerkan mungkin hanya untuk membuat diriku terlihat sebagai orang yang tenggelam dalam masalah, hanya untuk menarik perhatian sedikit orang yang sudi membaca. seperti manusia yang baru saja dimasukkan dalam kerumunan orang dang berusaha mati-matian untuk menjadi pusat gravitasi.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
manja dan sama sekali tidak tumbuh dewasa dan menjadi manusia berguna.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
Jumat,21 November 2008
dua hari kemarin mimpi tentang lingkaran tanpa henti itu. sebenarnya bagaimana cara keluar dari masa lalu dan kemudian melangkah ke depan dengan lebih baik? aku tidak pernah benar-benar menjadi lebih baik. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kupegang erat. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kugenggam. apa yang kupercaya, apa yang kuyakini, ternyata memang tidak membawaku kemana-mana kecuali ke dalam gelap yang semakin pekat. aku semakin kosong.
mungkin ini sudah saatnya mencari sesuatu yang baik dan benar untuk dikerjakan. mungkin ini sudah saatnya menjadi orang dewasa yang dapat bertanggung jawab atas dirinya sendiri. tidak lagi menjadi seorang manusia yang dangkal dan tidak berguna, yang hanya bisa menjadi munafik, yang hanya bisa terjebak dalam lingkaran kenangan yang semakin lama semakin memudar, dan nanti pasti akan meninggalkanku juga.
apa yang sebenarnya kucari? siapa yang sebenarnya kusalahkan?
aku benar-benar sudah tersesat, dan sudah mencapai kondisi malas untuk mencari jalan yang benar.
apa yang seharusnya aku lakukan?
manusia macam apa aku ini sebenarnya? bahkan perintah Tuhan pun kuabaikan.
aku ini manusia yang seperti apa sebenarnya? bahkan tidak ada lagi teriakan peringatan dari dalam hati, saking kelamnya hati ini berkubang dalam dosa dan kesalahan.
ini aku tuliskan dan pamerkan mungkin hanya untuk membuat diriku terlihat sebagai orang yang tenggelam dalam masalah, hanya untuk menarik perhatian sedikit orang yang sudi membaca. seperti manusia yang baru saja dimasukkan dalam kerumunan orang dang berusaha mati-matian untuk menjadi pusat gravitasi.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
manja dan sama sekali tidak tumbuh dewasa dan menjadi manusia berguna.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
dua hari kemarin mimpi tentang lingkaran tanpa henti itu. sebenarnya bagaimana cara keluar dari masa lalu dan kemudian melangkah ke depan dengan lebih baik? aku tidak pernah benar-benar menjadi lebih baik. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kupegang erat. hari ini akhirnya menyadari bahwa tidak ada yang kugenggam. apa yang kupercaya, apa yang kuyakini, ternyata memang tidak membawaku kemana-mana kecuali ke dalam gelap yang semakin pekat. aku semakin kosong.
mungkin ini sudah saatnya mencari sesuatu yang baik dan benar untuk dikerjakan. mungkin ini sudah saatnya menjadi orang dewasa yang dapat bertanggung jawab atas dirinya sendiri. tidak lagi menjadi seorang manusia yang dangkal dan tidak berguna, yang hanya bisa menjadi munafik, yang hanya bisa terjebak dalam lingkaran kenangan yang semakin lama semakin memudar, dan nanti pasti akan meninggalkanku juga.
apa yang sebenarnya kucari? siapa yang sebenarnya kusalahkan?
aku benar-benar sudah tersesat, dan sudah mencapai kondisi malas untuk mencari jalan yang benar.
apa yang seharusnya aku lakukan?
manusia macam apa aku ini sebenarnya? bahkan perintah Tuhan pun kuabaikan.
aku ini manusia yang seperti apa sebenarnya? bahkan tidak ada lagi teriakan peringatan dari dalam hati, saking kelamnya hati ini berkubang dalam dosa dan kesalahan.
ini aku tuliskan dan pamerkan mungkin hanya untuk membuat diriku terlihat sebagai orang yang tenggelam dalam masalah, hanya untuk menarik perhatian sedikit orang yang sudi membaca. seperti manusia yang baru saja dimasukkan dalam kerumunan orang dang berusaha mati-matian untuk menjadi pusat gravitasi.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
manja dan sama sekali tidak tumbuh dewasa dan menjadi manusia berguna.
manusia macam apa aku ini sebenarnya?
Senin, 13 Oktober 2008
permohonan maaf karena jadi munafik
Bloggie,,
sebelum juma masukin cerita perjalanan juma selama mudik lebaran kemarin, izinkanlah juma membuat pengakuan yang membuat juma agak malu karena sudah jadi munafik.
pengakuan ini sebaiknya juma awali dengan sebuah cerita:
beberapa waktu yang lalu papa juma yang tercinta bertanya pada anaknya (baca:juma), "Ni," juma dipanggil ni bukan karena nama juma berganti jadi arini juga bukan karena mata papa lagi siwer sehingga salah mengenali anaknya sendiri, tapi karena juma adalah seorang cewe berdarah padang yang kebetulan juga seorang kakak, sehingga di rumah juma dipanggil uni (kakak perempuan dalam bahasa padang) "Sebentar lagi kan kamu selesai kuliahnya,,nah, abis itu mau ngapain?"
atas pertanyaan ini, juma tidak bisa menanggapi dengan kata-kata optimis seperti yang selalu juma keluarkan untuk membuat tenang papa dan mama, atau kata-kata penuh kepercayaan diri tinggi yang menandakan bahwa juma sudah punya rencana masa depan yang sangat lengkap dan rinci sampai ke menit dan detiknya. juma cuma bisa diem sambil senyum miris.
"Kenapa? belum kepikiran ya?" ditanya lebih jauh dengan pertanyaan seperti ini juma cuma bisa tambah diem, karena sungguh teman-teman semua, juma memang belum benar-benar berpikir tentang apa yang akan juma lakukan setelah menyelesaikan kuliah.
akhirnya, karena juma adalah seorang anak yang tidak mau membuat khawatir orangtuanya, juma pun berdoa dengan sepenuh hati agar Allah memberikan petunjuk-Nya. yang kemudian juma alami adalah salah satu bukti lagi bahwa memang tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa Dia Maha Mengabulkan permohonan dan Maha Menjawab harapan hamba-hambanya. sehari setelah juma berdoa, petunjuk itu muncul dalam bentuk Odi. entah gimana, pas kita berdua lagi ngawas lab sambil ngobrol-ngobrol (maaf ya adik-adik kalau kita ganggu konsentrasi kalian, abis nunggu dua setengah jam sambil diem itu sungguh-sungguh membosankan) tiba-tiba kita masuk ke topik skripsi dan laporan magang, terus otomatis berlanjut ke topik karir.
karena merasa diberi jalan untuk mendapatkan jawaban atas semua kegelisahan (juma seriusan gelisah ampe berasa putus asa mikirin masa depan), juma pun konsultasi gitu ama Odi. konsultasinya panjang, tapi intinya adalah: Di, mendingan ntar gw ngelamar kemana ya?
Odi bilang, "kalo lo emang belom punya cita-cita yang spesifik, mending lo coba masuk KAP dulu."
well, jadi KAP adalah jawaban dari doa juma. sayangnya jawaban yang akan membuat juma menjadi seorang munafik karena pernah melontarkan kalimat, "gw ga mau ah jadi auditor."
jadi bagaimana posisi gw sekarang di mata Tuhan ya? akibat satu kalimat yang terlontar spontan karena mendengar cerita yang ga asik tentang auditor dan karena merasa masa depan masih sangat jauh.
selama ini, masa depan bagi gw adalah menikah dengan seseorang yang baik hati dan mempunyai tiga orang anak yang lucu-lucu dan pintar-pintar serta soleh dan solehah. tapi ternyata masa depan yang seperti itu malah lebih jauh dibanding jadi auditor. kesempatan gw untuk menikah dan punya anak sama besarnya dengan kesempatan pinguin untuk bisa terbang. tapi yah, gw ga akan berhenti berharap dan berdoa, dan juga tidak akan berprasangka buruk pada Tuhan, karena bukankah Tuhan itu bersama persangkaan hamba-hamba-Nya.
satu lagi yang akan juma ceritakan kali ini adalah excuse yang udah juma siapin untuk menjawab mengapa sampai sebesar ini juma masih belum punya cita-cita (selain menikah dan punya anak, serta masuk surga). setelah juma analisa, ada beberapa alasan kenapa hal ini terjadi:
1. walaupun juma anak pertama, tapi juma juga perempuan (juma selalu percaya kalau perempun bisa dapet pekerjaan abadi kapan aja, as a wife, yang ternyata sekarang terbukti tidak selalu benar)
2. juma dibesarkan oleh orang tua yang punya pekerjaan mapan dengan penghasilan mencukupi dan sudah punya tabungan untuk masa tua.
3. juma berasal dari keluarga kecil yang terdiri dari papa,mama,juma,dan fathy.
4. saat ini fathy udah mulai kuliah dan akan selesai pada saat juma mulai menghidupi diri sendiri.
5. sampai saat ini papa dan mama masih sehat dan masih bekerja.
well,,intinya adalah tidak ada tanggung jawab yang mendesak juma untuk dapet pekerjaan sesegera mungkin. mungkin rasa aman inilah yang membuat juma tidak tergerak untuk mencari cita-cita.
lagi-lagi, ini cuma excuse, hanya untuk membuat juma agak lega dan tidak terlalu merasa tidak berguna.
farewell.....
sebelum juma masukin cerita perjalanan juma selama mudik lebaran kemarin, izinkanlah juma membuat pengakuan yang membuat juma agak malu karena sudah jadi munafik.
pengakuan ini sebaiknya juma awali dengan sebuah cerita:
beberapa waktu yang lalu papa juma yang tercinta bertanya pada anaknya (baca:juma), "Ni," juma dipanggil ni bukan karena nama juma berganti jadi arini juga bukan karena mata papa lagi siwer sehingga salah mengenali anaknya sendiri, tapi karena juma adalah seorang cewe berdarah padang yang kebetulan juga seorang kakak, sehingga di rumah juma dipanggil uni (kakak perempuan dalam bahasa padang) "Sebentar lagi kan kamu selesai kuliahnya,,nah, abis itu mau ngapain?"
atas pertanyaan ini, juma tidak bisa menanggapi dengan kata-kata optimis seperti yang selalu juma keluarkan untuk membuat tenang papa dan mama, atau kata-kata penuh kepercayaan diri tinggi yang menandakan bahwa juma sudah punya rencana masa depan yang sangat lengkap dan rinci sampai ke menit dan detiknya. juma cuma bisa diem sambil senyum miris.
"Kenapa? belum kepikiran ya?" ditanya lebih jauh dengan pertanyaan seperti ini juma cuma bisa tambah diem, karena sungguh teman-teman semua, juma memang belum benar-benar berpikir tentang apa yang akan juma lakukan setelah menyelesaikan kuliah.
akhirnya, karena juma adalah seorang anak yang tidak mau membuat khawatir orangtuanya, juma pun berdoa dengan sepenuh hati agar Allah memberikan petunjuk-Nya. yang kemudian juma alami adalah salah satu bukti lagi bahwa memang tiada Tuhan selain Allah, dan bahwa Dia Maha Mengabulkan permohonan dan Maha Menjawab harapan hamba-hambanya. sehari setelah juma berdoa, petunjuk itu muncul dalam bentuk Odi. entah gimana, pas kita berdua lagi ngawas lab sambil ngobrol-ngobrol (maaf ya adik-adik kalau kita ganggu konsentrasi kalian, abis nunggu dua setengah jam sambil diem itu sungguh-sungguh membosankan) tiba-tiba kita masuk ke topik skripsi dan laporan magang, terus otomatis berlanjut ke topik karir.
karena merasa diberi jalan untuk mendapatkan jawaban atas semua kegelisahan (juma seriusan gelisah ampe berasa putus asa mikirin masa depan), juma pun konsultasi gitu ama Odi. konsultasinya panjang, tapi intinya adalah: Di, mendingan ntar gw ngelamar kemana ya?
Odi bilang, "kalo lo emang belom punya cita-cita yang spesifik, mending lo coba masuk KAP dulu."
well, jadi KAP adalah jawaban dari doa juma. sayangnya jawaban yang akan membuat juma menjadi seorang munafik karena pernah melontarkan kalimat, "gw ga mau ah jadi auditor."
jadi bagaimana posisi gw sekarang di mata Tuhan ya? akibat satu kalimat yang terlontar spontan karena mendengar cerita yang ga asik tentang auditor dan karena merasa masa depan masih sangat jauh.
selama ini, masa depan bagi gw adalah menikah dengan seseorang yang baik hati dan mempunyai tiga orang anak yang lucu-lucu dan pintar-pintar serta soleh dan solehah. tapi ternyata masa depan yang seperti itu malah lebih jauh dibanding jadi auditor. kesempatan gw untuk menikah dan punya anak sama besarnya dengan kesempatan pinguin untuk bisa terbang. tapi yah, gw ga akan berhenti berharap dan berdoa, dan juga tidak akan berprasangka buruk pada Tuhan, karena bukankah Tuhan itu bersama persangkaan hamba-hamba-Nya.
satu lagi yang akan juma ceritakan kali ini adalah excuse yang udah juma siapin untuk menjawab mengapa sampai sebesar ini juma masih belum punya cita-cita (selain menikah dan punya anak, serta masuk surga). setelah juma analisa, ada beberapa alasan kenapa hal ini terjadi:
1. walaupun juma anak pertama, tapi juma juga perempuan (juma selalu percaya kalau perempun bisa dapet pekerjaan abadi kapan aja, as a wife, yang ternyata sekarang terbukti tidak selalu benar)
2. juma dibesarkan oleh orang tua yang punya pekerjaan mapan dengan penghasilan mencukupi dan sudah punya tabungan untuk masa tua.
3. juma berasal dari keluarga kecil yang terdiri dari papa,mama,juma,dan fathy.
4. saat ini fathy udah mulai kuliah dan akan selesai pada saat juma mulai menghidupi diri sendiri.
5. sampai saat ini papa dan mama masih sehat dan masih bekerja.
well,,intinya adalah tidak ada tanggung jawab yang mendesak juma untuk dapet pekerjaan sesegera mungkin. mungkin rasa aman inilah yang membuat juma tidak tergerak untuk mencari cita-cita.
lagi-lagi, ini cuma excuse, hanya untuk membuat juma agak lega dan tidak terlalu merasa tidak berguna.
farewell.....
Selasa, 07 Oktober 2008
cicilan cerita...
bloggie,,
lama banget ga ngisi kamyu...hehe...
banyak banget yang pengen di ceritain, dan semuanya tentang my vacation. mulai dari yang terjauh dulu yah:YOGYA
jadi ceritanya, seperti yang sudah saya beri contekan pada postingan sebelumnya, beberapa bulan yang lalu,,tepatnya sewaktu liburan after UAS SP08, kita ber-9 jalan2 getoh ke yogya. disana kita berperilaku seperti turis pada umumnya: jalan2 ke tempat wisata, foto2, menikmati keindahan alam, foto2, belanja, foto2, istirahat, foto2, makan, foto2, dan tentunya mengambil kenangan berbentuk foto..haha!
yaph, kata kunci yang akan selalu ngingetin gw tentang liburan itu adalah : 3,2 GB
itu adalah ukuran banyaknya foto yang kami ambil selama disana..hhhh....dari sekian banyak foto yang diambil ada beberapa yang jadi favorit gw, salah satunya:
but my most fav is pantai kukup. pokoknya itu udah yang paling the best...pasirnya, karangnya, anginnya, lautnya....pokonya the best..
satu hal lagi yang kami lakukan disanah adalah mencoba menambah kosa kata bahasa jawa kami : boten, ngih..
sewaktu datang hanya dua kata itu yang kami kuasai dengan fasih (ampe logat2nya dah dapet banget tuh),,waktu pulang dua kata itu sudah kami 'kuasai' pengunaanya dalam kalimat. contoh kalimat yang kami buat: boten boten, ngih ngih, ojo boten ngih boten ngih (artinya: ga ga, iya, iya, jangan ga iya ga iya).. atau kalimat selanjutnya yang kami siapkan untuk menjawab pertanyaan polisi kalau2 kami diberhentikan karena salah masuk jalan : ngih, boten, selaweee, kalor, kidul, boten, ngih..( baca: tadi kami muteeer, ke kanan, kiri, terus ampe mentok..).
ini cuma buat lucu2an kok, jangan ampe ada yang kesinggung terus maki2 gw ya..pisss..
di yogya ini, kami juga sudah membuat seorang mas2 supir kebudekan, seorang mas2 mc-d ke-gr-an, dan segenap warga yogya berharap kami cepet2 pergi dari yogya gara2 keberisikan 9 mulut kami. yah, bayangin aja, ada 9 orang cewe dengan 9 mulut resmi, tapi dengan kapasitas ngomong 45 orang...jadi berasa sekampung yang ikut jalan2....hehehe...
overall, vacation to yogya ini adalah our first vacation yang keren abis..thanks to Ibu PO, Ibu wakil PO, ibu-ibu acara, ibu-ibu bendahara dan konsumsi, serta ibu dokumentasi serta ibu keamanan...makasih juga pada para penyumbang dana sehingga sayah bisa berangkat juga ke yogya....
_Yogya never end..Uhui!!_
Kamis, 17 Juli 2008

"Mau??"
Baru pulang dari pasar subuh depan Detos nih, yang tempat jual-jual kueh basah itu loh. Setelah tiga tahun di Depok, baru kali ini jalan-jalan kesana..hehe. Oiya, FYI, kuenya enak-enak, harganya juga ga mahal, bagi yang lagi ada acara dan butuh kue-kue kecil, dateng aja kesana...hehe,,malah jadi promosi.
Btw, kemaren akhirnya konsul ama bu Nur, soal tema skripsi. Alhamdulillah, kayaknya sih emang di mudahkan jalannya, beliau satu orang lagi yang bilang tema juma bagus buat dilanjutin. huff..berarti emang ga ada alesan buat pending nih skripsi..moga-moga aja lancar terus ampe ke depannya. amiiin...
Oiya, tgl 11 kemaren kan ke PRJ, bareng ama Eka, Nesu, ama Hilda..wakakak...kita nyasar aja gituh...
Nyasar episode satu gw ama eka ituh waktu kita mau maen ke ITC Cempaka Mas..pas berangkat sih owkeh, kita nyampe dengan selamat. Bermasalahnya waktu kita mau pulang. Dengan kesotoyan tingkat tinggi, kita (yang harusnya ngambil bis jurusan depok) malah naek yang kearah pulo gadung. Ya, udah, pas nyampe di terminal, sementara penumpang laen pada turun, kita anteng aja duduk, kirain cuma bakal ngetem doang..tau-tau "Neng, mau kemana?" ditanya kayak gitu ama keneknya ya udah kita jawab aja dengan polos dan lugu, "Ke Depok." Gila, baru kali itu diketawain ama kenek plus supir, plus temennya kenek dan temennya supir.. Yah,,saya kan orang baru di Jakarta..hehe..ngeles.
Nah, itu kejadiannya udah lama banget...tahun 2007-an..gw kira sekarang udah aman kalo mo jalan ma Eka, makanya gw oke-oke aja pas diajakin ke PRJ..ga taunya nyasar juga...masa mau ke kemayoran malah naik angkot yang ke pulo gadung (mmm,,ada yang aneh dengan pulo gadung,,tampak selalu jadi sasaran nyasar gw nih..)..kita udah nyampe senen nih, eh, masa muter ke gading lagi kita masih ga curiga...malah dengan still yakin kita tetep duduk di angkot itu, ampe akhirnya, waktu udah terlambat, kita nyadar kalo kita ga bakal nyampe PRJ kalo naek angkot ini..wakakak... Akhirnya kita turun in the middle of nowhere, trus lanjut pake bajaj..buat abang bajaj-nya, tengkyu banget, maaf udah bikin bajaj-nya mogok...hehe..saya akan diet bang.
Ini sebenernya peringatan, buat kalian yang mau jalan ama gw, pastikan untuk bawa peta, kompas dan telepon genggam yang sinyalnya kuat,,siapa tau ntar kita mau maen ke PIM, malah nyasar ampe Bromo (lebay deh ih..).
NB : liburan ntar kan gw rencana mau ke Yogya tuh..jadi takut..abis ada gw, trus ada eka..haha... bawa peta ya teman-teman...bawa ransel sekalian, kayak dora..ajak boot, trus nyanyi deh.."aku peta..aku peta.." hhhhh....
Selasa, 01 Juli 2008
Besok UTS....hah!
Bloggie...
Juma tau ini emang SP, tapi kok ya cepet banget udah ujian lagi...lagi..lagi...
Tapi ga bisa manja-manja ama mama nih,,secara besok ada event yang lebih guede lagi :
Ade gw SMPTN..alias SPMB (nama pas zaman gw ikutan..)
Yah, sebagai kakaknya, sayah hanya bisa berdoa semoga adik sayah yang tercintah bisa mendapatkan yang terbaik....amiiinn (yang baca juga wajib ngaminin..hehehe).
Oiya, balik ke masalah besok saya ujian, doakan saya juga ya, biar bisa survive.
Doakan suapaya besok saya tidak langsung ketawa histeris waktu dapet soal..hehehe...soalnya saya punya kebiasaan ketawa histeris kalo panik...Semoga saya juga mendapat yang terbaik dalam ujian saya..amin.
Baru-baru ini baca bukunya Tere Liye,, satu lagi penulis yang mampu membuat saya jadi orang munafik karena pernah janji ga akan pernah menyentuh buku karangan orang indonesia. Bukan, bukan saya diskriminatif sama pengarang indonesia, tapi lebih karena trauma baca buku-buku itu. Entah karena memang saya salah pilih buku bacaan, atau memang waktu itu trennya sedang menulis yang tanpa kekangan sama sekali, alias vulgar....
Dia bisa bilang kalau itu adalah salah satu sisi yang selalu menarik minat manusia, tapi saya membedakan mana yang bisa disebut seni memikat hati, dengan tulisan kasar yang sekedar mengumbar yang vulgar-vulgar itu...
Jadilah saya trauma membaca buku karangan orang indonesia..
Ditambah dengan banyak bermunculannya penulis-penulis muda, yang mencetak banyak karya yang bertema dunia remaja, yang sangat menggambarkan apa-apa saja yang menjadi pemikiran remaja-remaja Indonesia...yah tau sendirilah seperti apa...
Untungnya, akhirnya saya mengenal orang-orang yang memang mencintai karya tulis, sastra, dan sejenisnya, yang akhirnya memperkenalkan saya pada buku-buku hasil tulisan orang indonesia yang bermutu..terimakasih sudah membangunkan saya...hehehe...
Juma tau ini emang SP, tapi kok ya cepet banget udah ujian lagi...lagi..lagi...
Tapi ga bisa manja-manja ama mama nih,,secara besok ada event yang lebih guede lagi :
Ade gw SMPTN..alias SPMB (nama pas zaman gw ikutan..)
Yah, sebagai kakaknya, sayah hanya bisa berdoa semoga adik sayah yang tercintah bisa mendapatkan yang terbaik....amiiinn (yang baca juga wajib ngaminin..hehehe).
Oiya, balik ke masalah besok saya ujian, doakan saya juga ya, biar bisa survive.
Doakan suapaya besok saya tidak langsung ketawa histeris waktu dapet soal..hehehe...soalnya saya punya kebiasaan ketawa histeris kalo panik...Semoga saya juga mendapat yang terbaik dalam ujian saya..amin.
Baru-baru ini baca bukunya Tere Liye,, satu lagi penulis yang mampu membuat saya jadi orang munafik karena pernah janji ga akan pernah menyentuh buku karangan orang indonesia. Bukan, bukan saya diskriminatif sama pengarang indonesia, tapi lebih karena trauma baca buku-buku itu. Entah karena memang saya salah pilih buku bacaan, atau memang waktu itu trennya sedang menulis yang tanpa kekangan sama sekali, alias vulgar....
Dia bisa bilang kalau itu adalah salah satu sisi yang selalu menarik minat manusia, tapi saya membedakan mana yang bisa disebut seni memikat hati, dengan tulisan kasar yang sekedar mengumbar yang vulgar-vulgar itu...
Jadilah saya trauma membaca buku karangan orang indonesia..
Ditambah dengan banyak bermunculannya penulis-penulis muda, yang mencetak banyak karya yang bertema dunia remaja, yang sangat menggambarkan apa-apa saja yang menjadi pemikiran remaja-remaja Indonesia...yah tau sendirilah seperti apa...
Untungnya, akhirnya saya mengenal orang-orang yang memang mencintai karya tulis, sastra, dan sejenisnya, yang akhirnya memperkenalkan saya pada buku-buku hasil tulisan orang indonesia yang bermutu..terimakasih sudah membangunkan saya...hehehe...
Sabtu, 28 Juni 2008
nubie
Huah....senangnya bisa menulis lagi..
udah lama banget ga nulis, jadi kaku-kaku gitu...
mmh,berhubung ini posting perkenalan dengan blogger, jadi yah, ga bakal cerita panjang lebar dulu..walaupun banyak yang pengen ditulis, tapi berhubung ini udah masuk hari baru, ditunda dulu ceritanya, biar otak saya ga kram dan akhirnya malah jadi orang aneh....
jadi...sampai postingan berikutnya..
udah lama banget ga nulis, jadi kaku-kaku gitu...
mmh,berhubung ini posting perkenalan dengan blogger, jadi yah, ga bakal cerita panjang lebar dulu..walaupun banyak yang pengen ditulis, tapi berhubung ini udah masuk hari baru, ditunda dulu ceritanya, biar otak saya ga kram dan akhirnya malah jadi orang aneh....
jadi...sampai postingan berikutnya..
Langganan:
Postingan (Atom)